Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Tiga Tumbuhan Obat Indonesia Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans

Antibacterial Activity Testing From The of Extract of Three Indonesian Medicinal Plants on Streptococcus mutans Growth

Authors

  • Asri Puspita Dewi Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia https://orcid.org/0009-0005-0979-7794
  • Cristiani Nadya Pramasari Departemen Bedah Mulsut dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia https://orcid.org/0009-0001-4906-2638
  • Sjarif Ismail Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Sinar Yani Departemen Biologi Oral, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Yadi Yadi Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v6i4.2361

Abstract

Three common plant species in Indonesia, particularly on the island of Kalimantan, are Mahang leaves (Macaranga motleyana), dahu leaves (Dracontomelon dao), and Dayak onion tuber (Eleuthrine palmifolia Merr). These plants exhibit antibacterial effects on both aerobic and anaerobic bacteria, but their impact on the growth of Streptococcus mutans, the bacteria responsible for causing dental cavities, is currently unknown. The aim of this research is to assess the antibacterial properties of extracts from three plants on the growth of Streptococcus mutans bacteria. This study is a true experimental research with a post-test only control group design. The three samples were immersed in ethanol to extract their components, and the testing of the extracts was done using the microdilution method. The Minimum Inhibitory Concentration (MIC) of Mahang leaf extract (Macaranga motleyana) was 6.25 mg/mL, and for dahu leaf extract (Dracontomelon dao), it was 12.5 mg/mL. The Dayak onion tuber extract (Eleuthrine palmifolia Merr) did not exhibit any antibacterial activity at concentrations ranging from 25 mg/mL to 1.5625 mg/mL. The ethanol extract of Macaranga motleyana exhibits greater inhibition of Streptococcus mutans growth compared to another plants.

Keywords:          Macaranga motleyana, Dracontomelon dao, Eleuthrine palmifolia Merr, Streptococcus mutans, Antibacterial

 

Abstrak

Daun mahang (Macaranga motleyana), daun dahu (Dracontomelon dao), dan umbi bawang dayak (Eleuthrine palmifolia Merr) merupakan tanaman yang banyak ditemui di Indonesia khususnya di pulau Kalimantan. Ketiga tumbuhan tersebut telah diketahui memiliki aktivitas antibakteri yang bersifat aerob dan anaerob, tetapi belum diketahui aktivitas terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada ekstrak ketiga tumbuhan tersebut terhadap Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental murni dengan desain penelitian post test only control group. Ketiga ekstrak dimaserasi menggunakan etanol dan diuji dengan metode mikrodilusi. Pada penelitian didapatkan minimum inhibitory concentration dari ekstrak mahang (Macaranga motleyana) 6,25 mg/mL dan 12,5 mg/mL untuk ekstrak dahu (Dracontomelon dao). Ekstrak umbi bawang dayak (Eleuthrine palmifolia Merr) tidak memperlihatkan hambatan pertumbuhan bakteri pada berbagai konsentrasi yang diujikan. Ekstrak daun mahang (Macaranga motleyana) memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak tumbuhan yang lain.

Kata Kunci:         Macaranga motleyana, Dracontomelon dao, Eleuthrine palmifolia Merr, Streptococcus mutans, Antibakteri

References

[1] Rahmania, R., Epsilawati, L., & Rusminah, N. (2019). Densitas tulang alveolar pada penderita periodontitis kronis dan periodontitis agresif melalui radiografi. Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI), 3(2), 7.

[2] Maryanto, R. Y., & Donny Hiskia Turnip. (2022). Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Angkatan. EduMatSains?: Jurnal Pendidikan, Matematika Dan Sains, 6(2), 293–302. (Pustaka dalam jurnal).

[3] Wirata, I. N., Arini, N. W., Supariani, N. N. D., & Diantini, K. (2021). Gambaran Karies Gigi Serta Kebiasaan Makan Makanan Kariogenik Pada Siswa Sdn 5 Abiansemal Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal), 8(1), 1–6.

[4] Wulandari, Widodo, I. H. (2022). Hubungan Antara Jumlah Koloni Bakteri Streptococcus mutans saliva dengan Indeks Karies (DMF-T). Dentin Jurnal Kedokteran Gigi, 6(3), 173–180.

[5] Sari, M., Leny, L., & Cahyani, A. (2023). Formulasi Obat Kumur Ekstrak Drymoglossum piloselloides L. sebagai Antibakteri Streptococcus sp. Majalah Farmasetika, 8(4), 335.

[6] Sholekhah, N. K. (2021). Efektivitas Berkumur Larutan Garam Terhadap Jumlah Koloni Streptococcus Mutans Dalam Saliva. Jurnal Kesehatan Gigi, 8(1), 16–21.

[7] Mandalas, H. Y., Aini, N., & Edinata, K. (2022). Perbandingan Efektivitas Berkumur Dengan Chlorhexidine dan Obat Kumur yang Mengandung Daun Sirih (Piper betle) Terhadap Penurunan Indeks Plak Pasien Pengguna Alat Ortodontik Cekat. SONDE (Sound of Dentistry), 6(2), 45–57.

[8] Rahayu, C. W., Nurakbar, R. M. H., & Hartini, Y. S. (2020). Aktivitas Kombinasi Infusa Daun Sirih Merah dan Infusa Daun Sirih dengan Klorheksidin terhadap Pertumbuhan Porphyromonas gingivalis. Majalah Farmasetika., 4(Suppl 1), 17–21.

[9] Akyun Rozaqi Syah Putra, Effendi, M. H., Koesdarto, S., Suwarno, & Tyasningsih, W. (2019). Identifikasi Bakteri Escherichia coli Penghasil Extended Spectrum ?-Lactamase Dari Swab Rectal Sapi Perah Menggunakan Metode Vitek-2 Dikud Tani Wilis Sendang Kabupaten Tulungagung.

[10] Julianti, W. M. N. P. J. K. (2020). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Umbi Bawang Dayak Eleutherine palmifolia L. Merr. Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae. Biofarmasetikal Tropis, 3, 159–165.

[11] Paramita, S., Yasir, Y., Yuniati, Y., & Sina, I. (2018). Analisis Bioautografi Kromatografi Lapis Tipis dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Bawang Tiwai (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) terhadap Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(9), 470–478.

[12] Laila Vifta, R., Andri Wansyah, M. P., & Kumala Hati, A. (2017). Perbandingan Total Rendemen dan Skrining Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Secara Mikrodilusi. In Journal of Science and Applicative Technology: Vol. I (Issue 2).

[13] Riset, A., Husnia, R., Sri Vitayani, K., Fadhilah Ali Polanunu, N., & Sodiqah, Y. (2022). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Syzgium polyanthum) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, 2(1), 25-30.

[14] Made Gress Rakasari Nomer, N., Selamet Duniaji, A., Ayu Nocianitri, K., (2019). Kandungan Senyawa Flavonoid dan Antosianin Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Serta Aktivitas Antibakteri Terhadap Vibrio cholerae. 8(2), 216–225.

[15] Supriatna, D., Mulyani, Y., Rostini, I., Untung, M., & Agung, K. (2019). Aktivitas Antioksidan, Kadar Total Flavonoid dan Fenol Ekstrak Metanol Kulit Batang Mangrove Berdasarkan Stadia Pertumbuhannya. Jurnal Perikanan dan Kelautan (Issue 2).

Downloads

Published

2024-08-31

How to Cite

1.
Dewi AP, Pramasari CN, Ismail S, Yani S, Yadi Y. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Tiga Tumbuhan Obat Indonesia Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans: Antibacterial Activity Testing From The of Extract of Three Indonesian Medicinal Plants on Streptococcus mutans Growth. J. Sains Kes. [Internet]. 2024 Aug. 31 [cited 2025 Dec. 9];6(4):576-81. Available from: https://jsk.jurnalfamul.com/index.php/jsk/article/view/2361

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>