Formulasi dan Evaluasi Nutrasetikal Gummy Candy dari Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) dengan Kombinasi Madu Hutan (Apis dorsata) sebagai Antioksidan
Formulation and Evaluation Nutraseutical of Gummy Candy from Sungkai Leaves Extract (Peronema canescens Jack) with a Combination of Forest Honey (Apis dorsata) as an Antioxidant
DOI:
https://doi.org/10.25026/jsk.v5i6.2218Abstract
Gummy candy is a nutraceutical product that is currently trending in the society. Sungkai leaves and forest honey are natural ingredients that contain high antioxidants. The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of the combination of sungkai leaf extract and forest honey, to determine the optimal gummy candy base formula supported by Design Expert V.13 software, to determine the gummy candy preparation formula of the combination of sungkai leaf extract and forest honey that is good and its potential as an antioxidant The results showed that the combination of sungkai leaf extract and honey with a ratio of 1:1 produced antioxidant activity with an IC50 value of 81.5 ppm. Base optimization on the concentration of gelatin and carrageenan selected gelatin 14% and carrageenan 2%. gummy candy that has been made has antioxidant activity worth IC50 51.1 ppm. The results of organoleptic testing are in the normal category, with a moisture content of 12.55% ± 0.48, ash content of 1.04% ± 0.210, meeting the requirements of weight uniformity, and not containing heavy metal contamination.
Keywords: Sungkai leaf, Forest Honey, Nutraceutical, Gummy candy, Antioxidant
Abstrak
Gummy candy merupakan sediaan nutrasetikal yang saat ini sedang tren di masyarakat. Daun sungkai dan madu hutan merupakan bahan alam yang mengandung antioksidan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak daun sungkai dan madu hutan, mengetahui formula optimal basis gummy candy yang didukung oleh perangkat lunak Design Expert V.13, mengetahui formulasi sediaan gummy candy kombinasi ekstrak daun sungkai dan madu hutan yang baik dan potensinya sebagai antioksidan. Hasil penelitian menunjukan kombinasi ekstrak daun sungkai dan madu dengan perbandingan 1:1 menghasilkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 81,5 ppm. Optimasi basis pada konsentrasi gelatin dan karagenan yang terpilih gelatin 14% dan karagenan 2%. gummy candy yang telah dibuat memiliki aktivitas antioksidan senilai IC50 51,1 ppm. Hasil pengujian organoleptik termasuk kategori normal, dengan kadar air sebesar 12,55%±0,48, kadar abu 1,04%±0,210 memenuhui persyaratan keseragaman bobot, dan tidak mengandung cemaran logam berat.
Kata Kunci: Daun Sungkai, Madu Hutan, Nutrasetikal, Gummy Candy, Antioksidan
References
. Fadlilaturrahmah, Khairunnisa, A., Mp Putra, A., & Sinta, I. (2021). Uji Aktivitas Tabir Surya Dan Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Perenema Canescens Jack). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (Jiis): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 6(2), 322–330.
. Nabila, K. (2021). Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema Canescens Jack) Pada Hati Mencit Putih (Mus Musculus Linn.). Universitas Jambi.
. Wijayanti, N., Mariyam Oklima, A., Nurwahidah, S., & Kusnayadi, H. (2022). Habitat Characteristics Of The Honey Bee (Apis Dorsata), Harvesting Methods Of Forest Honey, And Characteristics Of Sumbawa Forest Honey In Sumbawa Regency, Indonesia. Journal Of Global Sustainable Agriculture, 3(1), 14.
. Rahma, S., Natsir, R., & Kabo, P. (2014). Pengaruh Antioksidan Madu Dorsata Dan Madu Trigona Terhadap Penghambatan Oksidasi Ldl Pada Mencit Hiperkolesterolemia. Jst Kesehatan, 4(4), 377–384.
. Sunaryo, R. A., Zaky, M., & Rasydy Akbar, L. O. (2020). Formulasi Nutraseutikal Gummy Candies Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.). Jurnal Farmagazin, 8(2), 61–67.
. Amaria, E. F., Luliana, S., & Isnindar. (2016). Formulasi Sediaan Gummy Candies Ekstrak Herba Pegagan ( Centella Asiatica ) Menggunakan Pektin Dari Daun Cincau Hijau ( Cyclea Barbata Miers ). Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran Untan, 5(1).
. Hidayat, M., Soeng, S., Prahastuti, S., Patricia, T. H., & Yonathan, K. A. (2014). Aktivitas Antioksidan Dan Antitrigliserida Ekstrak Tunggal Kedelai, Daun Jati Belanda Serta Kombinasinya. Bionatura-Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati Dan Fisik, 16(2), 89–94.
. Thamrin, A., Erwin, & Syafrizal. (2016). Uji Fitokimia , Toksisitas Serta Antioksidan Ekstrak Propolis Pembungkus Madu Lebah Trigona Incisa Dengan Metode 2 , 2- Diphenyl -1- Picrylhidrazyl (DPPH). Jurnal Kimia Mulawarman, 14(1), 54–60.
. Handayani, S., Lindriati, T., Kurniawati, F., & Sari, P. (2021). Aplikasi Variasi Sukrosa Dan Perbandingan Gelatin-Karagenan Pada Permen Jeli Kopi Robusta (Coffea Canephora P.). Jurnal Agroteknologi, 15(01), 67.
. Suhesti, & Anindhita, M. A. (2022). Pengaruh Karagenan Sebagai Gelling Agent Terhadap Karakter. Benzena Pharmaceutical Scientific Journal, 1(02), 1–14.
. Desideria, D., Kunarto, B., & Fitriana, I. (2019). Karakteristik Permen Jelly Sari Kunyit Putih (Curcuma Mangga Val.) Yang Diformulasi Menggunakan Konsentrasi Gelatin. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Semarang. Semarang.
. Imaduddin, A. H., Susanto, W. H., & Wijayanti, N. (2017). Pengaruh Tingkat Kematangan Buah Belimbing (Averrhoa Carambola L.) Dan Proporsi Penambahan Gula Terhadap Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Lempok Belimbing The Influence Of Ripeness Level Of Starfruit (Averrhoa Carambola L.) And Addition Of Sugar. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 5(2), 45–57.
. Pangestu, R. F., Legowo, A. M., Al-Baarri, A. N., & Pramono, Y. B. (2017). Aktivitas Antioksidan, Ph, Viskositas, Viabilitas Bakteri Asam Laktat (Bal) Pada Yogurt Powder Daun Kopi Dengan Jumlah Karagenan Yang Berbeda. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 6(2), 78–84.
. Badan Standardisasi Nasional. 2008. Kembang Gula Lunak. Sni 3547-02-2008. Jakarta.
. Sofiati, T., Asyari, A., & Sidin, J. (2020). Uji Kadar Air, Abu Dan Karbohidrat Pada Sagu Ikan Cakalang Di Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, 2(1), 23.
. Fonna, N., & Dalimunthe, G. I. (2022). Formulasi Sediaan Gummy Candies Sari Brokoli (Brassica Oleracea L.) Dengan Variasi Sukrosa Sebagai Pemanis. Journal Of Health And Medical Science, 1(2), 1–7.
. Meilianti. (2018). Karakterisasi Permen Jelly Umbi Bit Merah (Beta Vulgaris .L) Dengan Penambahan Ekstrak Buah Sirsak Dan Variasi Pektin. Distilasi, 3(2), 39–47.
. Firdaus, F., Islamaya, W., & Fajriyanto, F. (2014). Formulasi Nutraseutikal Sediaan Gummy Candies Sari Buah Belimbing Manis (Averrhoa Carambola. L) Dengan Variasi Kadar Manitol Dan Corn Syrup Sebagai Basis. Teknoin, 20(1), 1–11.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Sains dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



