Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas Poir.) Terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus)
DOI:
https://doi.org/10.25026/jsk.v1i6.68Keywords:
sweet potato, Ipomoea batatas Poir, AntiinflammationAbstract
Menurut empiris daun ubi jalar dapat berkhasiat sebagai antiinflamasi, maka dari itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang paling baik dari daun ubi jalar sebagai antiinflamasi. Pengujian dilakukan secara topikal dengan menggunakan hewan uji tikus (Rattus norvegicus). Dimana karagenan digunakan sebagai penginduksi radang dan radang yang terbentuk diukur dengan pletismometer. Hasil penelitian yang didapatkan adalah ekstrak daun ubi jalar memiliki efek antiinflamasi, dimana pada konsentrasi 30%, 60%, dan 90% masing-masing menunjukkan adanya aktivitas antiinflamasi. Hasil pengujian tersebut maka diperoleh hasil bahwa daun ubi jalar memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi.
References
[2]. Dalimartha, S. 2000. Atlas Tumbuhan Indonesia Jilid 2 dalam Nurul Fauziyah. Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Petai Cina (Leucaena glauca, Benth) Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar, Skripsi. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta.
[3]. Kohli, K., Ali J., Ansari M. J., and Raheman Z. (2005). Curcumin : A Natural Antiinflamamatory Agent, in Indian Journal of Pharmacology. New Delhi : Jarnia Hamdard University. Pages. 141- 142
[4]. Mycek, M.J., Harver, R.A., Champe, P.A. 2001. Farmakologi Ulasan Bergambar edisi kedua. Jakarta : Penerbit Widya Medika.



