Efektivitas Ekstrak Kayu Sengon (Falcataria moluccana) dan Asap Cair Batang Bambu (Bambusa sp) sebagai Disinfektan

Effectiveness of Sengon Wood Extract (Falcataria moluccana) and Bamboo Stem Liquid Smoke (Bambusa sp) as Disinfectants

Authors

  • Divia Anisa Program Studi DIII Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Rina Marlina Program Studi DIII Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Fadia Rahma Juniar Program Studi DIII Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Deni Nurjaman Program Studi DIII Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Feldha Fadhila Program Studi DIII Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Nindya Sekar Mayuri Program Studi Farmasi, Politeknik Meta Industri Cikarang, Jawa Barat, Indonesia
  • Alfi Rumidatul Sekolah Tinggi Ilmu dan Hayati, Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v7i2.2431

Abstract

Lack of cleanliness of the surrounding environment can influence the spread of infectious diseases, such as toilets being contaminated by pathogenic microorganisms. It is common for prevention to use disinfectants, but the negative impact of using them can cause skin and respiratory irritation. The objective of this research is to determine the effectiveness of the combination of sengon twig wood extract and bamboo stem liquid smoke as a disinfectant. The method of this research is uses an experimental design where testing is carried out in vitro using an inhibition test and in vivo using a swab on a table by looking at the effects before and after the swab. Results: In vitro, the largest inhibition zone was formed in a combination ratio of 40:60 for Salmonella typhimurium ATCC 25241 of 11.8 mm; Candida albicans ATCC 10231 in comparison 30:70 was 5.33 mm; Aspergillus flavus ATCC 9643 in a ratio of 30:70 of 5.5 mm. In vivo, using swabs on the table, the average reduction in the number of bacterial colonies was 92% and in fungi the average was 73%. The combination of sengon twig wood extract and bamboo stem liquid smoke has the potential to be a disinfectant

Keywords:          Liquid smoke, bamboo sticks, disinfectant, sengon twigs

 

Abstrak

Kurangnya kebersihan lingkungan sekitar dapat mempengaruhi penyebaran penyakit infeksi, seperti toilet yang tercemari oleh mikroorganisme patogen.  Lumrahnya pencegahan menggunakan disinfektan, namun dampak negatif penggunaanya dapat menyebabkan iritasi kulit dan pernafasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak kayu ranting sengon dan asap cair batang bambu sebagai disinfektan. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimental dimana dilakukan pengujian secara in vitro menggunakan uji daya hambat dan in vivo menggunakan swab pada meja dengan melihat efek sebelum dan setelah swab. Secara in vitro terbentuk zona hambat paling besar pada kombinasi perbandingan 40:60 untuk Salmonella typhimurium ATCC 25241 sebesar 11.8 mm; Candida albicans ATCC 10231 di perbandinga 30:70 sebesar 5.33 mm; Aspergillus flavus ATCC 9643 di perbandingan 30:70 sebesar 5.5 mm. In vivo melalui swab pada meja diperoleh nilai rata-rata penurunan jumlah koloni bakteri  sebesar 92% dan pada jamur rata-rata sebesar 73%. Kombinasi ekstrak kayu ranting sengon dan asap cair batang bambu berpotensi sebagai disinfektan

Kata Kunci:         Asap cair, batang bambu, disinfektan, kayu ranting sengon

 

References

[1] Popa, G.L. and M.I. Papa. 2021. Salmonella spp. infection-a continuous threat worldwide. Germs, 11(1): p. 88.

[2] Abrian, E.O., Yasnari, and Nurmaladewi. 2021. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Kerja Puakesmas Tirawuta Kabupaten Kokala Timur. Jurnal Kesehatan Lingkungan Univ Halu Oleo (JKL-UHO). 2(1): p. 1-10.

[3] Andini, A.S., P.S.U. Hasanah, and S. Syuhriatin. 2021. Uji Kontaminasi Bakteri Pada Spons Pencuci Piring Ibu Rumah Tangga Berdasarkan Lama Penggunaan. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 8(2): p. 130-134.

[4] Puspitasari, A., Kawilarang, A.P., Erviyanti, E and Rohiman, A. 2019 Profil pasien baru kandidiasis. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin–Periodical of Dermatology and Venereology, 31(1): p. 24-34.

[5] Sulastina, N.A. 2020. Analisis Jamur Kontaminan Pada Roti Tawar Yang Dijual Di Pasar Tradisional. Jurnal'Aisyiyah Medika, 5(1).

[6] Lululangi, M. and A. Rizal, 2020. PKM Melalui Pelatihan Pembuatan Desinfektan untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 di Kota Makassar. PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 1(2): p. 22-29.

[7] Zulfikri, A. and Y.K. Ashar. 2020. Dampak cairan disinfektan terhadap kulit tim penyemprot gugus tugas Covid-19 Kota Binjai. Menara Medika, 3(1).

[8] Pragita, A.S., Shafa, D., Damayanti, T.P., Rumidatul, A., Fadhila, F and Maryana, Y. 2021. Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Kulit dan Kayu Sakit Ranting Sengon Terhadap Bakteri dan Jamur. Jurnal Analis Kesehatan, 9(2): p. 41-48.

[9] Firdausia, A.D., Yesi, S., Damayanti, T.P., Rumidatul, A., Fadhila, F and Maryana, Y. 2021. Aktivitas Antimikroba Ekstrak N Heksana dan Etil Asetat Kulit Ranting Sakit Sengon (Falcataria moluccana) Terhadap Enterobacteriaceae. Jurnal Analis Kesehatan, 10(1): p. 14-21.

[10] Pah, C.A.O., Mutiarani, T., Purwati, N.A.I., Fadhila, F., Maryana, Y and Rumidatul, A. 2022. Uji Efektivitas Asap Cair Batang Bambu (Bambusa sp) sebagai Antiseptik. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 5(1): p. 65-80.

[11] Amiruddin, R.R., D. Darniati, and I. Ismail. 2017. Isolasi dan Identifikasi Salmonella sp pada Ayam Bakar di Rumah Makan Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner, 1(3): p. 265-274.

[12] Hamidah, M.N., L. Rianingsih, and R. Romadhon. 2019. Aktivitas antibakteri isolat bakteri asam laktat dari peda dengan jenis ikan berbeda terhadap E. coli dan S. aureus. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 1(2): p. 11-21.

[13] Praja, R.N. and A. Yudhana. 2017. Isolasi dan identifikasi Aspergillus spp pada paru-paru ayam kampung yang dijual di pasar Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner, 1(1): p. 6-11.

[14] Listiani, P., Husanah, P., Rumidatul, A., Fadhila, F and Maryana, Y. 2021. Pengujian Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etil Asetat Dan Metanol Kayu Ranting Sengon (Falcataria moluccana) SAKIT. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 2(1): p. 55-67.

[15] Fitriani, S., Andini, E., Dewi, I.P., Fadhila, F., Maryana, Y and Rumidatul, A. 2022. Efektivitas Asap Cair Daun Bambu (Bambusa Sp) Sebagai Antiseptik Secara In Vitro Dan In Vivo. Jurnal Media Analis Kesehatan, 13(1): p. 1-15.

[16] Roosheroe, I.G., W. Sjamsuridzal, and A. Oetari. 2006. Mikologi dasar dan terapan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

[17] Lestari, Y.I. and H. Nora Idiawati. 2015. Aktivitas antibakteri asap cair tandan kosong sawit grade 2 yang sebelumnya diadsorpsi zeolit teraktivasi. Jurnal Kimia Khatulistiwa, 4(4).

[18] Jawetz, E., J.L. Melnick, and E.A. Adelberg. 2016. Mikrobiologi kedokteran. Jakarta: EGC, ed. e. 27.

[19] Balafif, F.F., M.H. Satari, and D. Dhianawaty. 2017. Aktivitas antijamur fraksi air sarang semut Myrmecodia pendens pada Candida albicans ATCC 10231. Majalah Kedokteran Bandung, 49(1): p. 28-34.

[20] Abiyoga, I., A.H. Mukaromah, and S.S. Dewi. 2021. Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Sirih MeraH (PipeSr Crocatum L.) Terhadap Pertumbuhan Aspergillus flavus. al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan, 8(2): p. 75-79.

[21] Erlytasari, D.N., G. Wibisono, and R. Hapsari. 2019. Efektivitas Asap Cair Berbagai Konsentrasi Sebagai Disinfektan Alat Klinik Gigi. Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal), 8(4): p. 1114-1123.

[22] Hartati, H., A. Suryani, and M. Hasyim. 2017. Uji aktivitas antimikroba ekstrak daun Crescentia cujete L terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Candida albicans. Seminar Nasional Lembaga Penelitian UNM, p. 423-425.

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

1.
Anisa D, Marlina R, Juniar FR, Nurjaman D, Fadhila F, Mayuri NS, et al. Efektivitas Ekstrak Kayu Sengon (Falcataria moluccana) dan Asap Cair Batang Bambu (Bambusa sp) sebagai Disinfektan: Effectiveness of Sengon Wood Extract (Falcataria moluccana) and Bamboo Stem Liquid Smoke (Bambusa sp) as Disinfectants. J. Sains Kes. [Internet]. 2025 Apr. 30 [cited 2026 Jun. 21];7(2):143-50. Available from: https://jsk.jurnalfamul.com/index.php/jsk/article/view/2431