Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi

Relationship Between Family Support and Levels of Anxiety in Pre-Operative Patients

Authors

  • Muhammad Roni Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Indonesia
  • Ita Indraswati Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Indonesia
  • Siti Sarifah Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Indonesia
  • Heni Purwaningsih Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Indonesia
  • Anggi Luckita Sari Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v8i2.2653

Abstract

Surgery is a medical procedure aimed at repairing a specific part of the body that is experiencing problems. Surgical procedures can affect patients psychologically. Patients often experience excessive anxiety before entering the operating room. High levels of anxiety can cause discomfort that affects the physical and mental condition of patients. Therefore, to overcome preoperative anxiety, an effective strategy is needed, namely through family support. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the level of preoperative anxiety in patients. This was a correlational study with a sample of 81 patients who underwent surgery at PKU 'Aisyiyah Boyolali Hospital. The sampling technique used was purposive sampling. The research instruments used were questionnaires on family support and anxiety. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. The results of the Spearman rank test analysis showed r 0.415 with a p-value of 0.00 < 0.05, indicating that Ha was accepted, r 0.415, thus showing a significant relationship between family support and the level of anxiety in preoperative patients at PKU Aisyiyah Hospital in Boyolali.

Keywords:          Family Support, Preoperative Patient Anxiety Level

 

Abstrak

Pembedahan adalah prosedur medis bertujuan memperbaiki bagian tertentu yang mengalami masalah. Tindakan pembedahan dapat mempengaruhi psikologis pasien, Pasien sering cemas berlebihan sebelum menuju ruang operasi. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang mempengaruhi kondisi fisik dan mental pasien. Oleh karena itu, untuk mengatasi kecemasan pre operasi diperlukan strategi yang efektif yaitu melalui dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Desain penelitian korelasional, sampel penelitian ini adalah 81 pasien yang dilakukan tindakan operasi di Rumah Sakit PKU ‘Aisyiyah Boyolali. Teknik pengambilan sample dengan purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kecemasan. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil analisa uji statistic spearman rank  r 0.415 dengan p value 0,00 < 0,05 menunjukkan Ha diterima, r 0,415 sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali.

Kata Kunci:         Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi

References

[1] A. A. Nanda and F. N. Rosyid, “Efektivitas Teknik Relaksasi Genggam Jari dalam Menurunkan Kecemasan Pasien Pre perasi di RSUD Pandan Arang Boyolali,” J. Ners Res. Learn. Nurs. Sci., vol. 9, no. 1, pp. 350–354, 2025. https://doi.org/10.31004/jn.v9i1.31771

[2] M. H. Subiyakto and Ariyani, “Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Tingkat Kecemasan Dan Tekanan Darah Pasien Pre-Operasi Di Ruang Mawar 3 RSUD Dr. Moewardi Surakarta,” J. Kesehat. Kusuma Husada, vol. 15, no. 2, pp. 83–90, 2024. https://doi.org/10.34035/jk.v15i2.1393

[3] Kemenkes RI. (2018). Riskesdas 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan,1–2

[4] Sudira, S. Mitarsih, and S. Handayani, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea,” Community Heal. Nurs. J., vol. 4, no. 2, pp. 84–97, 2023. ttps://cmhn.pubmedia.id/index.php/cmhn/article/view/19

[5] Murniyanti, W. E. Setyowati, and B. Febriana, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi di Rumah Sakit Bhakti Asih Jatibarang,” An-Najat Jurna Ilmu Farm. dan Kesehat., vol. 2, no. 6, pp. 273–283, 2025. https://doi.org/10.59841/an-najat.v3i2.2463

[6] A. K. Sihombing, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Persiapan Instalasi Kamar Bedah Rumah Sakit Harapan Pematang,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 5, no. 1, pp. 1842–1852, 2025. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17820

[7] Nasrullah, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Bedah,” Media Husada J. Nurs. Sci., vol. 6, no. 1, pp. 10–17, 2025. https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i1.220

[8] E. Susanti, Keperawatan Perioperatif. Surabaya: Global Aksara Pers, 2022.

[9] A. Maryunani, Asuhan Keperawatan Perioperatif-Pre Operasi (Menjelang Pembedahan). Jakarta: Trans Info Media, 2022.

[10] A. Majid, Keperawatan Perioperatif. Yogyakarta: Gosyen Publishing, 2021.

[11] V. S. Angeline, Kecemasan. Jakarta: Mirra Buana Media, 2022.

[12] D. Siregar, Konsep Dasar Keperawatan Keluarga. Yogyakarta?: Yayasan Kita Menulis, 2020.

[13] A. Susanto, Ilmu Keperawatan Komunitas dan Keluarga. Padang?: PT Global Eksklusif Teknologi, 2021.

[14] D. S. Ariga, Implementasi Manajemen pelayanan Kesehatan Dalam Keperawatan Keluarga. Yogyakarta?: Deepublish, 2022.

[15] W. F. S. Rangkuti, A. N. Akhmad, and M. Hari, “Dukungan Keluarga Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea,” JKJ Persat. Perawat Nas. Indones., vol. 9, no. 2, pp. 409–418, 2021.

[16] Kayubi, H. Asyari, and I. Ruswadi, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit MA Sentot Patrol Indramayu,” J. Fisioter. Dan Ilmu Kesehat. Sisthana, vol. 3, no. 1, pp. 1–13, 2021. https://doi.org/10.55606/jufdikes.v3i1.112

[17] A. Lestari, Fatmawati, and E. H. Arafah, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi Sectio Caesarea Di RSUD Lamaddukelleng,” J. Heal. Nursing, Midwifery Sci. Adpertisi, vol. 1, no. 2, pp. 2746–4636, 2022.

[18] M. Hari, Winellia, and Akhmad, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di Ruang Santa Anna RSU Santo Vincentius Sikawang,” J. Kedokt. Kesehat. Hub., vol. 2, no. 2, pp. 13–18, 2023.

[19] D. A. Ningsih and S. Maryati, “Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit TK IV 02.0.01 Zainul Arifin Kota Bengkulu,” J. Keperawatan dan Kesehat. Masy. Cendekia Utama, vol. 4, no. 2, pp. 35–46, 2022.

[20] A. Suciawati, B. Tiara Carolin, and N. Pertiwi, “Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Keputusan Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin,” J. Penelit. Perawat Prof., vol. 5, no. 1, pp. 153–158, 2023. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i1.1305

[21] L. L. S. Lumbantoruan, “Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou,” USADA Nusant. J. Kesehat. Tradis., vol. 2, no. 1, pp. 90–98, 2024. https://doi.org/10.47861/usd.v2i1.602

[22] S. Rahmatillah, U. Pratama, and M. Daud, “Analisis Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi di RS Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh,” J. Sains dan Kesehat., vol. 8, no. 2, pp. 1–9, 2024. https://doi.org/10.57214/jusika.v8i2.618

[23] J. Irawan, Penerapan Statistik Untuk Penelitian Pendidikan. Jakarta?: Prenada Media Group, 2022.

[24] A. Roosida and N. Yosaria, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta?: Zahir Publishing, 2022.

[25] S. Amruddin, M. Nuraini, and N. Mukrimas, Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta?: Nuha Medika, 2022.

[26] A. Ahyar, Buku Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Surabaya?: Pustaka Ilmu Group, 2020.

[27] A. N. Kristanti and N. Faidah, “Tingkat Kecemasan Pada Pasien Preoperasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus,” Indones. J. Nurs. Res., vol. 5, no. 2, pp. 110–116, 2022, doi: 10.35473/ijnr.v5i2.1461.

[28] E. Sylvia and A. Rasyada, “Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Post Operasi Sectio Caesarea,” Babul Ilmi J. Ilm. Multi Sci. Kesehat., vol. 15, no. 1, pp. 74–85, 2023.

[29] R. A. Dewi, A. Santi, and B. Ginting, “Hubugan Mobilisasi Dini, Dukungan Keluarga, dan Relaksasi dengan Penurunan Skala Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea,” Dohara Publ. Open Access J., vol. 2, no. 8, pp. 770–777, 2023.

[30] F. K. Nugraha, A. Maliya, and D. Setyawan, “Penatalaksanaan Terapi Dzikir terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Terhadap Pasien Pre perasi,” J. Ners Res. Learn. Nurs. Sci., vol. 9, no. 1, pp. 237–242, 2025. https://doi.org/10.31004/jn.v9i1.32130

Downloads

Published

2026-03-06

How to Cite

1.
Roni M, Indraswati I, Sarifah S, Purwaningsih H, Sari AL. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi: Relationship Between Family Support and Levels of Anxiety in Pre-Operative Patients. J. Sains Kes. [Internet]. 2026 Mar. 6 [cited 2026 Apr. 17];8(2):88-96. Available from: https://jsk.jurnalfamul.com/index.php/jsk/article/view/2653