Gambaran Tipe dan Hambatan Pola Asuh Orang Tua pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Samarinda
A Description of Parenting Styles and Obstacles Faced by Parents of Children with Special Needs at the State Special School (SLB) Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.25026/jsk.v8i1.2609Abstract
Children with Special Needs (CWSN) are individuals who experience physical, cognitive, emotional, or social developmental limitations, requiring appropriate parenting and educational support. Parents of Children with Special Needs often face various challenges in the caregiving process, both internal and external. This study aimed to describe parental parenting styles and the barriers encountered in caring for Children with Special Needs at the State Special School (SLB) Samarinda. A descriptive quantitative design was applied using a cross-sectional approach. Data were collected through questionnaires administered to 62 parents of Children with Special Needs, supported by in-depth interviews to enrich quantitative findings. Data analysis was conducted univariately and presented in the form of frequencies and percentages. The results showed that all respondents applied a democratic parenting style. Most parents did not experience significant caregiving barriers; however, internal challenges such as stress, emotional pressure, and impatience were still identified. External barriers were relatively limited, although family instability and time constraints remained potential factors influencing caregiving effectiveness. These findings suggest that, despite the consistent application of democratic parenting, strengthening parental capacity through education and support remains essential to optimize caregiving for children with special needs.
Keywords: Children with Special Needs, Parenting Challenges, Parents, Parenting Styles
Abstrak
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan individu yang mengalami hambatan dalam perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial sehingga memerlukan pengasuhan yang sesuai. Orang tua sebagai pengasuh utama sering menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengasuhan ABK. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tipe pola asuh orang tua serta hambatan yang dialami dalam mengasuh ABK di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 62 orang tua ABK, serta dilengkapi dengan wawancara mendalam sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara univariat dengan penyajian dalam bentuk frekuensi, persentase, dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden menerapkan tipe pola asuh demokratis. Sebagian besar orang tua tidak mengalami hambatan pengasuhan yang signifikan. Hambatan yang paling sering ditemukan berasal dari faktor internal, terutama stres dan tekanan emosional, serta hambatan kepribadian. Hambatan eksternal relatif jarang, namun ketidakstabilan keluarga dan keterbatasan waktu tetap berpotensi memengaruhi efektivitas pengasuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun orang tua ABK mampu menerapkan tipe pola asuh demokratis, dukungan edukasi dan penguatan kapasitas orang tua tetap diperlukan untuk mengoptimalkan proses pengasuhan.
Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Hambatan Pengasuhan, Orang Tua, Tipe Pola Asuh
References
[1] Kristina, I. F., dan Widayanti, C. G., 2016, Buku Ajar Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus, Semarang: UNDIP Press.
[2] Risma, 2024, “Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus dan Klasifikasinya,” Jurnal Tarim, 5 (1), 164-170.
[3] Fharatiwi, 2023, Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak Bekerbutuhan Khusus (Autis) di Sekolah Luar Biasa ABCD Muhammadiyah Palu, Skripsi, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.
[4] United Nations Children’s Fund (UNICEF), 2021, Nearly 240 million children with disabilities around the world, UNICEF’s Most Comprehensive Statistical Analysis Finds.
[5] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018, Laporan Nasional RISKESDAS 2018, Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
[6] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
[7] United Nations Children’s Fund (UNICEF), 2023, Landscape Analysis on Children with Disabilities in Indonesia.
[8] Harahap, J. S., dan Irman, I., 2024, “Strategi Pengasuhan Orangtua dalam Merespon sehingga Potensi Anak Berkebutuhan Khusus Bertumbuh Kembang dengan Baik,” Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 5(1), 40-49, doi: 10.31943/counselia.v5i1.101.
[9] Ayun, Q., 2017, “Pola Asuh Orang Tua dan Metode Pengasuhan dalam Membentuk Kepribadian Anak,” ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(1), 102.
[10] Muna, S. M., Saidah, Q. I., Ernawati, D., dan Panduragan, S. L., 2022, “Parenting Style and Emotional Regulation in Children with Intellectual Disability,” Malaysian Journal of Nursing, 14(2), 117-123, doi: 10.31674/mjn.2022.v14i02.019.
[11] Ukfah, N. R., 2020, Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Anak Autis di SLB Negeri Pembina Makassar dan SLB Negeri 1 Makassar Tahun 2020, Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
[12] Sholikhah, K., 2023, “Pola Pengasuhan ABK serta Implementasi Pendidikan Inklusi Jenjang Pendidikan Dasar,” MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 6(1), 9-22, doi: 10.52166/mida.v6i1.3719.
[13] Natadireja, U., Qomariyah, S., Babullah, R., dan Rizki, N. J., 2023, “Kontribusi SLB dalam Memenuhi Kebutuhan Wajib Belajar Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Budi Nurani Kota Sukabumi,” Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1(5), 135–143, doi: 10.51903/bersatu.v1i5.334.
[14] Syahirani, A., 2022, Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pola Asuh Orang Tua pada Anak Disabilitas di SLB Manunggal Slawi, Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung.
[15] Santrock, J. W., 2020, Life-Span Development, 18th ed., New York: McGraw-Hill Education.
[16] Zulfia, R., 2020, “Mother’s experience in caring for children with special needs: A literature review,” Indonesian Journal of Disability Studies, vol. 7, no. 1, pp. 8–18, doi: 10.21776/ub.ijds.2019.007.01.2.
[17] Lutfiyah, D. A., 2018, Pola Asuh Orang Tua Anak Penyandang Tunagrahita, Skripsi, Institut Agama Islam negeri (IAIN) Ponorogo.
[18] Hasibuan, H., Husni, H., dan Daulay, N., 2020, “Peningkatan Literasi Keluarga melalui Kegiatan Edukatif di Sekolah Dasar”, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Vol. 7 No. 2, doi: 10.19105/kiddo.v1i2.3400.
[19] Irwana, D., Andriani, O., Eriska, H., Kurniya, B., dan Rahmadani, N. D., 2025, “Pentingnya mengenal karakteristik dan klasifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar,” Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, vol. 3, no. 2, pp. 10–20, doi: 10.52060/jpvs.v3i2.2929.
[20] Patil, S., dan Vaishnav, R., 2021, “Literature Review on Parenting Styles and Development of Children with Special Needs,” The International Journal of Indian Psychology, vol. 9, no. 3, pp. 1294–1303.
[21] Benu, J. M. Y., Nge, Y. C. C., dan Ratu, F., 2023, “Parenting style for children with special needs,” Journal of Health and Behavioral Science, vol. 5, no. 3, pp. 355–367, doi: 10.35508/jhbs.v5i3.10188.
[22] Louzán, R., dan Villarroya López, A., 2024, “Impact of social desirability bias on the CoPsoQ-ISTAS 21 psychosocial risk assessment questionnaire,” Work: A Journal of Prevention, Assessment & Rehabilitation, vol. 79, no. 1, pp. 241-251, doi: 10.3233/WOR-230184.
[23] Thaibah, H., Syarmila, A. R., Nisa, K., Hasanah, N., 2020, Gambaran Pola Asuh Orang Tua pada Anak Berkebutuhan Khusus, Universitas Lambung Mangkurat.
[24] Saffitri, K. E., Khasanah, U. N., Nisa’, F., dan Triawan, H., 2019, “Pendampingan orang tua melalui program parenting untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengasuhan anak usia dini,” dalam Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Psikologi: Penguatan Keluarga, Pengasuhan Anak, dan Pemberdayaan Perempuan, Yogyakarta: Laboratorium Psikologi Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, pp. 41–48.
[25] Rahman, P. R. U., Dimala, C. P., dan Tourniawan, I., 2024, “Faktor-faktor yang mempengaruhi stres pengasuhan pada orang tua anak berkebutuhan khusus,” Journal of Educational Research, vol. 15, no. 2, pp. 45–58, doi: 10.37985/jer.v5i1.771.
[26] Tourniawan, I., Utami, P. R., dan Dimala, C. P., 2023, “Parental stress pada orang tua anak berkebutuhan khusus ditinjau dari efikasi diri melalui dukungan sosial sebagai mediator,” Jurnal P3K, vol. 4, no. 3.
[27] Nurasiyah, 2023, Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Moral Anak Usia 5–6 Tahun (Studi Kasus di PAUD Pelangi Nusantara Indramayu), Tesis, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, doi: 10.18592/jsi.v7i1.2269.
[28] Trentacosta, C. J., Irwin, J. L., Crespo, L. M., dan Beeghly, M., 2018, “Financial hardship and parenting stress in families with young children with autism: Opportunities for preventive intervention,” dalam Handbook of Parent-Implemented Interventions for Very Young Children with Autism, M. Siller dan L. Morgan, Eds., Cham: Springer, pp. 137–150, doi: 10.1007/978-3-319-90994-3_5.
[29] Goh Xin Yee, E., Folashade, A. T., dan Perveen, A., 2025, “The challenges faced by parents and their expectations towards their special needs children,” International Journal of Research in Innovative Social Sciences (IJRISS).
[30] Lestari, L., dan Sujadi, E., 2024, “Parenting children with disabilities: Stress, coping, and social support,” Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, vol. 7, no. 3, pp. 963–982.
[31] Yaz?c?o?lu, T., Yildirim, A. E. S., dan Kuma?, Ö. A., 2024, “Family stress and self-efficacy in parents of children with special needs: The regulatory role of perceived social support,” Children and Youth Services Review, vol. 163, doi: 10.1016/j.childyouth.2024.107130.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sains dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



