Formulasi dan Uji Efektivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Dewa (Gynura segetum L) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Formulation and Testing the Effectiveness of God's Leaves Ethanol Extract (Gynura segetum L) to Healing Burnes in White Rats (Rattus norvegicus)
DOI:
https://doi.org/10.25026/jsk.v3i1.395Keywords:
Ekstrak Daun Dewa (Gynura segetum L), Maserasi, Formulasi, Uji Stabilitas Luka bakar derajat II, Tikus putih (Rattus novergicus)Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak etanol daun dewa (Gynura segetum L) dan pada konsentrasi berapa yang efektif mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat II. Ekstrak dibuat dengan metode meserasi menggunakan etanol 96%. Penelitian ini menggunakan hewan uji tikus putih (Rattus novergicus) yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu salep ekstrak daun dewa 1%, 3%, 5%, kontrol negatif basis salep dan kontrol positif salep Mebo®. Pembuatan luka bakar derajat II menggunakan metode lempeng logam. Hasil analisis statistik uji menggunakan One Way ANOVA dan Tukey menunjukan hasil antar kelompok berbeda secara signifikan. Berdasarkan literatur, luka bakar derajat II dapat dapat sembuh selama 21 hari. Namun, pada salep ekstrak daun dewa 1% dan 3 % luka bakar sembuh pada hari ke 19 dan luka bakar yang paling cepat sembuh adalah pada pemberian salep ekstrak 5% karena pada hari ke 21 luka sudah tertutup.
References
[2] Winarto, W. P. Daun Dewa, Budi Daya dan Pemanfaatan Untuk Obat. Jakarta : Penerbit Penebar Swadaya. 2005.
[3] Wong L, Donna, Eaton-Hockenberry Marilya, Wilson David, Winkelstein L. Marilyn, Schwartz Patricia. Buku aJar Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC. 2008.
[4] Anggraeni Lestia. Tanaman Obat Yang Memiliki Aktifitas Terhadap Luka Bakar, Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran2018.
[5] Sartika L. Efek Lumutan Daun Dewa (Gynura Segetum L) Dalam Memperpendek Waktu Penyembuhan Luka Bersih Pada Tikus Putih. Fakultas Kedokteran. Universitas Briwijayaa Malang. 2010.
[6] Ansel H C. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, ed IV, Alih bahasa Ibrahim F. Jakarta : UI Press. 2002.
[7] Depkes RI, Farmakoterapi Indonesia Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. 1995.
[8] Ditjen POM. Formularium Kosmetika Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. 1985.
[9] Garg, A., D. Aggarwal, S. Garg, and A. K. Sigla. Spreading of Semisolid Formulation: An Update. Pharmaceutical Tecnology. 2002.
[10] Tranggono, R.I., dan F. Latifah. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. T. Gramedia, Jakarta. 2007.
[11] Mappa, T., Edy, J.H., Kojong, N. Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucida (L.) H.B. K) dan Uji Efektivitasnya Terhadap Luka Bakar pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Ilmiah Farmasi. 2013.

